Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Kisah YouTuber Korea Mualaf: Banyak Cobaan Tapi Rasakan Ketenangan Hati


 Hwang Woo Joong menjadi perhatian warganet usai keputusannya untuk memeluk agama Islam. Ia menjelaskan salah satu alasannya tertarik untuk memeluk agama Islam adalah usai mendengar selawat yang dilantukan Nissa Sabyan. Hatinya merasa tergetar walaupun belum mengetahui makna dari selawat tersebut.

Youtuber yang sudah mempunyai lebih dari 1,76 juta subscriber itu mengungkapkan beberapa perubahan yang terjadi usai menjadi mualaf. Hwang yang dikenal dengan nama Ujung Oppa itu mengaku mendapatkan bantuan dari beberapa selebriti dan rekan sesama Youtuber untuk mempelajari Islam.

"Dua setengah tahun yang lalu saya banyak yang mau membantu. Ada Youtuber, artis dan selebgram mau membantu aku. Dan televisi mengundang saya, saya menganggap positif," kata Hwang, kepada Wolipop, Selasa (18/5/2021).

Pria yang lahir di Korea Selatan itu mengaku mempelajari Al-Qur'an secara online. Ia merasa kesulitan mencari guru yang bisa mengajarkannya untuk mengaji di tengah pandemi seperti ini.

"Agak susah sekarang ini karena belum mendapatkan guru ngaji. Jadi biasanya saya belajar sendiri secara online lewat YouTube. Kadang tanya sama teman-teman dekat dan ustaz yang saya kenal bagaimana cara membacanya. Tapi tetap saya ingin mencari guru ngaji. Kalau misalnya ketemu guru yang benar dan baik sangat susah," jelasnya dengan ramah.

Reaksi Orangtua Setelah Ujung Oppa Mualaf

Pria 35 tahun itu mengaku sempat menutupi keputusannya jadi mualaf kepada orangtuanya. Kedua orangtua Hwang mempertanyakan mengapa anak mereka tiba-tiba memakai peci.

"Saat itu justru orangtua saya tahu seminggu setelah saya mengucapkan dua kalimat syahadat. Karena orangtua saya tidak mengerti bahasa Indonesia dan mereka tahu akun Youtube saya. Jadi mereka bertanya mengapa saya tiba-tiba memakai peci, terus membaca dua kalimat syahadat, mereka bertanya kepada saya memangnya benar saya sudah membaca dua kalimat syahadat? Saya bilang iya benar," kenang Hwang.

Hwang sempat merasa cemas ketika orangtuanya akhirnya tahu dirinya mualaf karena di Korea berita tentang agama Islam cenderung negatif. Akan tetapi menurut Hwang toleransi terhadap agama lain sangat tinggi di Korea Selatan.

"Seperti keluarga saya, tapi orangtua saya benar-benar orang yang baik. Mereka bilang apapun yang membuat saya bahagia, jalani saja. Dan saya merasa disupport dan hati saya menjadi lebih plong," ucapnya sambil menghela nafas panjang.

Kehidupan Setelah Menjadi Mualaf

Hwang menuturkan perbedaan setelah menjadi mualaf adalah lingkungan pergaulannya dan pola makan. Dia bersyukur terhindar dari lingkungan yang negatif.

"Jujur yang paling banyak berubah itu lingkungan yang negatif, misalnya selalu ajak minum dan karaoke yang ada banyak perempuan. Walaupun sebelum masuk Islam pun saya belum pernah ikut seperti itu," ujarnya.

"Dan di Korea sendiri pun dulu jarang sekali minum minuman yang mengandung alkohol dan memang babi dari dulu saya suka banget. Tapi alternatifnya banyak, untung saya penikmat kuliner apapun. Jadi aku nggak ada yang nggak suka kecuali organ dalam binatang, itu kan nggak biasa ya," lanjutnya lagi

Selain pola lingkungan dan perubahan makanan, ia merasakan hatinya menjadi jauh lebih tentram dan damai. Meski demikian, diakuinya juga setelah mualaf, dia merasakan mendapat cobaan.

"Perubahan lainnya yang saya rasakan itu adalah ketenangan hati. Walaupun jujur semenjak jadi Muslim jauhhhh lebih banyak cobaan dan sangat sering. Tapi selama dua setengah tahun, hampir setiap hari ada cobaan. Cobaan itu kan terlalu luas, kayak ada aja gitu muncul kejadian yang tidak enak hati. Bisa dari lingkungan terdekat dan juga dari kejadian yang tidak terduga," ungkapnya yang sudah lancar berbahasa Indonesia.

Ia juga bisa merasakan jika ada orang yang tulus atau berniat buruk kepadanya. "Semakin hari naluri saya semakin tajam dan pandangan siapakah yang orang baik, siapakah yang tidak? Atau cuma memanfaatkan doang, itu secara insting saya bisa mengetahui itu luar biasa," ucapnya.

Ketika ia sedang dalam keadaan emosi, Ujung Oppa bisa mengucapkan Istighfar sebanyak lima ribu kali.

"Aku ada cerita lucu ya, karena saking marahnya untuk menenangkan hati. Sekitar 10 hari yang lalu aku ucapin kata Astagfirullah lima ribu kali tanpa berhenti, ada di videonya juga aku simpan di HP aku," tuturnya.

Hingga kini ia terus mendalami ajaran agama Islam. Apalagi kini pria yang kini sedang menjalin hubungan dengan pedangdut Kania Permatasari itu berniat ingin lanjut ke pelaminan.

[wolipop]