Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Isi Bawah Masjid Al Aqsa yang Diincar Israel, Terowongan Rahasia Bertembok Ratapan Suci Umat Yahudi



Tak banyak yang tahu ternyata Masjid Al Aqsa memiliki banyak hal unik dan suci di dalamnya.

Tempat berawalnya titik konflik antara Israel dan Palestina itu ternyata menyimpan rahasia.

Masjid Al Aqsa misalnya ternyata memiliki sebuah terowongan rahasia dengan tembok menyatu situs agama Umat Yahudi .

Terowongan tersembunyi itu adalah tembok ratapan suci umat Yahudi yang sebagian tinggal di Israel.

Masjid Al Aqsa dikenal sebagai masjid tempat suci yang mencuri perhatian dunia dan banyak agama.

Di dalam Masjid Al Aqsa ternyata terdapat sebuah terowongan yang telah lama berstatus tersembunyi.

Nah, soal Tembok Barat, ternyata ada terowongan tersembunyi yang berada di bawah Tembok Barat milik umat Yahudi.

Lokasinya berada tepat di bawah Masjid Al Aqsa yang menjadi titik temu konflik Israel dan Palestina terjadi pertama kali.

Apa isinya?

Terowongan Tembok Barat berdiri sejak 2.000 tahun yang lalu, mengungkapkan sisa-sisa tembok penahan besar yang dibangun Raja Herodes untuk mendukung perluasannya di Bait Suci Kedua.

Rencananya mereka akan membangun peradaban selanjutnya di Yerusalem.

Semua itu dimulai dengan membangun kota mereka di atas lengkungan berkubah.

Guna menjaga keutuhan Tembok Barat.

Penggalian turun 15 meter, sampai ke batu fondasi Tembok Barat. Hanya 200 kaki dari Tembok Barat yang terlihat di atas tanah.

Tembok setinggi 1.591 kaki lainnya berada di bawah tanah, di bawah Kawasan Muslim Yerusalem.

Pilar beton menopang jalan perumahan di atas terowongan.

Situs yang paling menakjubkan di sini adalah Batu Tembok Barat, yang terbesar dari batu "jalur utama" yang menahan Temple Mount.

Batu yang terbesar di Timur Tengah itu memiliki panjang 42 kaki, tinggi 11 kaki, dalam 14 kaki, dan berat 570 ton.

Itu diyakini sebagai benda terbesar yang pernah diangkat oleh manusia tanpa mesin.

Lebih jauh ke bawah terowongan terletak tempat paling suci di Tembok Barat.

Ceruk ini, diterangi oleh lampu minyak, adalah tempat yang paling dekat dengan Ruang Mahakudus, di mana Tabut Perjanjian disimpan di Kuil Yerusalem yang asli.

Umat Yahudi berpendapat bahwa di sinilah Tuhan bersemayam.

Menariknya, area salat ini sebagian besar dipenuhi oleh wanita, banyak di antaranya duduk di sini sepanjang hari membaca Mazmur (bagian dari Alkitab Ibrani).

Sudah banyak yang tahu bahwa Kota Yerusalem dianggap suci oleh tiga agama besar di dunia.

Yaitu Islam, Yahudi, dan Kristen.

Jika umat Islam memiliki Masjid Al Aqsa, maka umat Kristen memiliki Gereja Suci Makam Kudus.

Sementara umat Yahudi punya Tembok Barat atau Tembok Ratapan.

Tembok Barat atau Tembok Ratapan adalah tempat yang penting dan dianggap suci oleh orang Yahudi.

Ini adalah sisa dinding Bait Suci di Yerusalem yang dibangun oleh Raja Herodes.

Sebenarnya panjang tembok ini sekitar 485 meter, dan kini hanya tersisa 60 meter saja.

Bait Suci hancur ketika orang-orang Yahudi memberontak kepada Kerajaan Romawi pada tahun 70 Masehi.

Tapi orang Yahudi percaya bahwa tembok ini tidak ikut hancur. Sebab, di situlah berdiam "Shekhinah" (kehadiran Ilahi).

Jadi, berdoa di situ sama artinya dengan berdoa kepada Tuhan.

Selain mengucapkan doa-doa mereka, orang Yahudi juga meletakkan doa mereka yang ditulis pada sepotong kertas yang disisipkan pada celah-celah dinding itu.

Dinding ini dibagi dua dengan sebuah pagar pemisah (mechitza) untuk memisahkan laki-laki dan perempuan.

Ini karena orang Yahudi Ortodoks percaya bahwa mereka tidak boleh berdoa bersama-sama dengan kaum perempuan.

Dilansir dari businessinsider.in pada Jumat (21/5/2021), Tembok Barat telah berada di bawah kendali Israel sejak Perang Enam Hari 1967, dan tetap menjadi titik fokus konflik Arab-Israel.

Sama seperti Masjid Al Aqsa yang juga berada di bawah kendali Israel.

Walau begitu Wakaf Islam-lah yang mengelola Bukit Bait Suci (Temple Mount) itu sendiri.

Ini karena terdapat tempat Kubah Batu dan Masjid al-Aqsa di sana.

Muslim menganggap ini sebagai situs paling suci ketiga dalam Islam.