Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Imbas Atta Ngonten Seluruh Hidupnya, Ustaz Abdul Karim Bahas Penyakit Ain, Termasuk Soal Nasib Aurel



Ustaz Abdul Karim membahas adanya penyakit Ain yang mungkin menyerang pasangan suami istri muda, Aurel Hermansyah dan Atta Halilintar.

Memang masih hangat perbincangan Atta Halilintar yang disoroti karena eksis di media sosial.

Banyak yang menyebut insiden Aurel keguguran sebenarnya sangat disayangkan.

Namun Atta Halilintar disebut tetap ngonten untuk membesarkan YouTube-nya.

Meskipun diketahui Aurel Hermansyah kini sedang dalam kondisi kesehatan lemah setelah keguguran.

Oleh warganet Atta Halilintar disebut ngonten tentang yang terjadi di seluruh hidupnya.

Termasuk saat sedang menghadapi musibah seperti Aurel keguguran.

Satu pihak lain yang turut menyoroti sikap Atta Halilintar adalah Ustaz Abdul Karim.

Ustadz Abdul Karim turut menyoroti konten yang dibuat oleh Atta Halilintar.

Baginya, ada penilaian tertentu tentang pihak yang kerap memamerkan kehidupan pribadi.

Mengenai hal itu Ustadz Abdul Karim juga memberikan komentar dan pesan kepada Atta Halilintar terkait penyakit Ain.

Hal tersebut diungkapkan dalam kanal YouTube Cumi cumi yang tayang pada Senin, (24/5/2021).

"Kembali ke niat ya, mungkin kalau niatnya untuk memberikan suatu pelajaran bahwa ini saya ikhlas loh mudah-mudahan bisa ditiru untuk semua pemirsa itu boleh aja,"

Akan tetapi Ustaz Abdul Karim juga menyayangkan jika memang niat seseorang berubah menjadi keburukan.

Ustaz Abdul Karim menyinggung soal penyakit Ain yang biasanya dimiliki seseorang tapi tanpa mereka sadari.

"Artinya apa ain ini tidak terasa oleh kita, kita memajang foto kita, kita memajang gambar kita, kita memajang kita dengan istri kita yang lain sebagainya," ungkap Ustaz Abdul Karim.

Pada saat seseorang mengunggah kebahagiaan dengan seseorang yang kita sayangi, kemudian bisa saja ada seseorang yang tidak suka dengan unggahan kita.

Hal yang ditakutkan kepada orang yang tidak menyukai unggahan kita adalah ketika orang tersebut melontarkan hal-hal buruk untuk kita.

"Kemudian ada orang yang hasad, ada orang yang nggak suka, kemudian orang itu melontarkan sumpah serapah, atau mengumpat atau menghina atau mencela, dan sebagainya," ungkap Ustaz Abdul Karim.