Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Duka di Hari Pernikahan, Tamu Undangan Menangis, Tak Tahu Calon Pengantin Wanita Sudah Meninggal


Pesta nikah Tiara Permadani Gamri (17) bersama pria idamannya di Kotamobagu, Sulawesi Utara (Sulut) berubah duka

Pernikahan Tiara Permadani Gamri itu sedianya berlangsung pada Senin, tapi sebelum pesta terjadi gadis cantik warga Kelurahan Pobundayan, Kotamobagu Selatan, Kota Kotamobagu yang berjarak sekira 180 km dari Kota Manado meninggal di rumah sakit.

Kematian Tiara Permadani Gamri juga menjadi tanda tanya dan penuh kejanggalan.

Lalu, calon pengantin pria bernama Ilham, warga Desa Bakan, Kabupaten Bolaang Mongondow mengaku tidak tahu apa-apa dan saat pemakaman tidak nampak batang hidungnya.

Gamri Maming, ayah korban mengatakan, Tiara sempat pamit ingin ke rumah calon suaminya. Rumah Ilham di Desa Bakan, Kecamatan Lolayan, Kabupen Bolaang Mongondow (Bolmong) atau berjarak sekira 19 km dari Kotamobagu.

Bungsu dari tiga bersaudara ini bermaksud mengantar pakaian pengantin pria. Namun beberapa saat kemudian, Gamri mendapatkan kabar dari sahabat anaknya bahwa Tiara masuk rumah sakit (RS). "Katanya anak saya minum racun," jelasnya.

Gamri kemudian ke RSUD Kotamobagu, tempat Tiara katanya dirawat.

Dalam perjalanan dekat rumah sakit, Gamri bertemu dengan calon suami anaknya.

"Saya tanya anak saya di mana, dia bilang di rumah sakit.

Kemudian saya tanya, anak saya minum racun di mana? Dia bilang tidak tahu," tambahnya.

Ayah korban kemudian terus ke RSUD Kotamobagu.

"Saat saya sampai, anak saya hanya sendirian," tuturnya.

Tiara dinyatakan meninggal di rumah sakit pada Minggu malam.

Sampai saat ini belum diketahui penyebab pasti kematian Tiara.

Pelaminan Sudah Dihias

Kisah sedih itupun berlanjut, sebab pelaminan yang sedianya menjadi lokasi pernikahan Tiara sudah dihias sejak Sabtu. Kanopi pun sudah siap meneduhi tamu undangan yang akan hadir. 

Tak hanya itu, keluarga calon mempelai wanita juga sudah memasak makanan yang akan dihidangkan saat pesta. Kabarnya, satu ekor sapi disembelih, khusus untuk pesta pernikahan tersebut.

"Kami mengundang sekitar 500 orang," kata Lukmini Lomotu, ibu korban.

Akhirnya, makanan untuk pesta tetap harus dihidangkan.

"Jadi yang makan orang yang datang saat pemakaman," katanya.

Selain itu, banyak juga yang datang dari jauh untuk pesta, lantaran tidak mengetahui informasi bahwa Tiara sudah meninggal dunia. "Mereka juga menangis, akhirnya ikut dipemakaman bersama," katanya.

Saat pemakaman tidak terlihat calon suami Tiara dan keluarga calon mempelai pria datang.

"Sejak dari rumah sakit memang mereka sudah pulang duluan, dan tidak pernah kembali lagi sampai sekarang," katanya.

Orangtua Tiara melapor ke Polres Kotamobagu, Senin seusai pemakaman anak.

Kapolres Kotamobagu AKBP Prasetya Sejati mengatakan, laporan kasus ini sudah diterima.

Polisi sementara melakukan penyelidikan.

"Kita sudah lakukan visum terhadap jenazah korban. Tapi kami masih perlu mendalami penyebabnya,” jelasnya. 

Artikel ini telah tayang di tribunmanado.co.id dengan judul Gadis Cantik Kotamobagu Tewas Jelang Nikah, Ada yang Aneh. Ini Fakta-faktanya


Editor: Adrianus Adhi