Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Curi Uang Amal untuk Beli Makan Ayah yang Sakit, Bocah di Aceh Diikat & Diseret Bak Hewan



Beredar video yang memperlihatkan seorang bocah laki-laki diperlakukan bak hewan ternak setelah ketahuan mencuri kotak amal masjid, Senin (24/5/2021).

Seorang pria mengikat leher bocah itu dengan tali nilon, dan dua tangannya juga diikat ke belakang dengan menggunakan tali. Setelah itu, bocah pencuri kotak amal tersebut diseret sambil disaksikan oleh warga dan anak-anak lain.

Peristiwa ini diketahui terjadi di Desa Ceumpeudak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Kabupaten Aceh Utara. Belakangan diketahui bocah tersebut nekat mencuri uang kotak amal di masjid untuk membeli makanan.

Kapolsek Tanah Jambo Aye AKP Ahmad Yani mengatakan ayah bocah itu sedang terbaring sakit. Uang curian dari kotak amal kemudian dia gunakan untuk membeli makanan bagi dirinya dan sang ayah yang sakit, dan sisanya diberikan kepada pamannya.



 Setelah mengetahui uang tersebut diperoleh dari hasil mencuri, paman bocah itu mengembalikan seluruh uang kepada pengurus masjid dan digenapkan menjadi Rp1,5 juta.

“Ayahnya sakit dan dirawat di rumah. Pelaku membeli makanan untuk dirinya dan ayahnya. Sisanya diberikan ke pamannya. Paman bocah ini menggenapkan uang Rp 1,5 juta sesuai isi celengan masjid itu dan sudah diserahkan,” kata Ahmad.

Berdasarkan penelusuran polisi, pria yang mengikat leher bocah itu adalah Bakhtiar M Johan, Kepala Urusan Pembangunan di Desa Ceumpedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Berdasarkan penelusuran polisi, pria yang mengikat leher bocah itu adalah Bakhtiar M Johan, Kepala Urusan Pembangunan di Desa Ceumpedak, Kecamatan Tanah Jambo Aye, Aceh Utara.

Keluarga bocah pencuri kotak amal dan Bakhtiar sepakat berdamai. Bakhtiar meminta maaf atas hukuman yang dia berikan kepada bocah tersebut setelah ketahuan mencuri kotak amal.

Bakhtiar mengatakan bahwa dia hanya ingin memberikan shock therapy kepada bocah tersebut agar tidak mengulangi perbuatannya.

“Saya meminta maaf kepada semua orang yang keberatan atas aksi itu,” kata Bakhtiar.