Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Benarkah Jokowi Membuat Pernyataan Akan Mundur sebagai Presiden? Cek Faktanya

 


Beredar sebuah foto hasil tangkapan layar (screenshot) yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo dengan narasi "kalian setuju kalau saya MUNDUR ?”. Foto itu menyebar di media sosial.

Akun Facebook Edy Bungsu Bungsu membagikan foto itu pada Selasa, 9 Juni 2020. Pemilik akun juga menambahkan keterangan pada foto: "Yang Setuju Comenn".

Sejak diunggah, foto tersebut sudah mendapat 532 respons dari warganet, 551 komentar, dan 10 kali dibagikan. Di kolom komentar, ramai pengguna media sosial percaya bahwa Jokowi memebuat pernyataan seperti pada foto beredar.
Bagaimana tanggapan anda mengenai artikel ini?



[Cek Fakta] Benarkah Jokowi Membuat Pernyataan Akan Mundur sebagai Presiden? Cek Faktanya
Penelusuran:
Dari hasil penelusuran, klaim pada foto tangkapan layar yang memperlihatkan Presiden Joko Widodo dengan narasi "kalian setuju kalau saya MUNDUR ?” adalah salah. Foto tersebut adalah hasil suntingan.

Foto tersebut berasal dari video program Mata Najwa yang dipandu Najwa Shihab pada sesi wawancara dengan Jokowi di Istana Merdeka, Selasa 21 April 2020. Video itu dimuat pada situs narasi.tvdan pada kanal Youtube Najwa Shihab pada Rabu, 22 April 2020.

Pada wawancara itu Jokowi menanggapi sejumlah isu terkait pandemi virus Korona baru (covid-19), namun tidak ada pernyataan Jokowi soal apakah dirinya akan mundur sebagai Presiden seperti foto yang disebar akun Facebook Edy Bungsu Bungsu.


[Cek Fakta] Benarkah Jokowi Membuat Pernyataan Akan Mundur sebagai Presiden? Cek Faktanya


[Cek Fakta] Benarkah Jokowi Membuat Pernyataan Akan Mundur sebagai Presiden? Cek Faktanya


Kesimpulan:
Klaim pada foto hasil tangkapan layar memperlihatkan Presiden Joko Widodo dengan narasi "kalian setuju kalau saya MUNDUR ?” adalah salah. Foto tersebut adalah hasil suntingan.

Informasi ini masuk kategori hoaks jenisimposter content(konten tiruan).Imposter contentterjadi jika sebuah informasi mencatut pernyataan tokoh terkenal dan berpengaruh. Tidak cuma perorangan, konten palsu ini juga bisa berbentuk konten tiruan dengan cara mendompleng ketenaran suatu pihak atau lembaga.


Referensi:
https://www.narasi.tv/mata-najwa/didesak-mundur-menkes-terawan-dipuji-jokowi?fbclid=IwAR0aVsjfoc1B7JsLGvF6UeRKrTKFfB_2QXOF-tsmTlWo05KOsqAlk3Zw4UU
https://www.youtube.com/watch?v=JFHHzLixfXA&fbclid=IwAR0nz2A2f7T5ctDUo7JpbLLv_pIXbxMm4YkEc-5TVxPI-6IO8t0Gq3TkHcw